IPM Desak Polres Madina Belajar dan Terbuka Pada Hasil Penindakan Narkoba
MADINA-
Ikatan Pemuda Mandailing (IPM) mendesak Kepolisian Resort (Polres) Mandailing Natal (Madina) belajar dari masa lalu, dan terbuka pada hasil penindakan narkoba di wilayah hukumnya.
Desakan ini muncul menyusul adanya informasi dari masyarakat akan penangkapan puluhan bal narkoba jenis ganja di Kecamatan Siabu, pada Sabtu (7/2/2026) sepekan silam.
Ketua IPM, Tan Gozali Nasution mengapesiasi penindakan dan pencegahan peredaran narkoba yang telah mengamankan 22 bal ganja kering itu. Meski pun tak berhasil menangkap pemiliknya.
Namun, katanya, kepolisian harus terbuka dan menyampaikan ke masyarakat Madina sejauh mana kasus ini berkembang. Menghindari potensi permainan hukum seperti sebelum-sebelumnya.
"Polisi harusnya belajar, sikap masyarakat Madina sudah di atas apatis terhadap kerja-kerja kepolisian di bidang narkoba ini. Dan masyarakat mau bertindak lebih seperti yang di Sihepeng, Hutapuli, Muara Sipongi dan terakhir ini di Muara Batang Gadis," ungkapnya.
Mantan Ketua KNPI Madina yang juga aktif menggerakkan masyarakat adat memerangi narkoba di Madina ini, kemudian berharap, siaran pers penindakan narkoba jangan menjadi sarana pengaturan narasi kepolisian.
"Kami apresiasi kawan-kawan jurnalis yang mengejar kasus ini, tanpa menunggu pers rilis. Kami juga masih yakin komitmen Kapolres Madina yang baru dalam memberantas narkoba. Untuk itu, segera tangkap aktor-aktor yang jadi toke narkoba di sini," pungkas Tan Gozali.
Sebelumnya diberitakan, Polres Madina mengamankan puluhan bal ganja di Kecamatan Siabu pada Sabtu (7/2/2026) lalu. Namun belum diekspos hingga hari ini.
Menurut warga yang menyaksikan, peristiwa tersebut terjadi di siang hari. Di mana, tim satuan Narkoba Polres Madina, memberhentikan satu unit mobil penumpang jenis Terios berwarna hitam.
"Di dalam mobil itu sepertinya ada tumpukan bal-an ganja. Mobil Terios itu mengangkut ganja itu untuk diletakkan ke truk Fuso yang terparkir," cerita warga tersebut.
Menurutnya, supir dari truk jenis Fuso itu akhirnya melarikan diri dan tak sempat diamankan oleh tim Satuan Narkoba Polres Madina. Namun, truk Fuso yang diduga akan mengirimkan ganja tersebut diamankan oleh Polres Madina.
"Truknya diamankan bang. Tapi memang lari supirnya," jelas warga tersebut.(S.N)



Social Footer