Acara Gladi Teratai Pora Satbrimob Polda Maluku Utara Persiapan Pernikahan Abdul Fikri dan Sunita Daeng Bahtiar
Halsel, Sidik Polisi News – Suasana penuh kebersamaan dan khidmat terlihat dalam kegiatan Gladi Teratai Pora yang dilaksanakan oleh personel Satbrimob Polda Maluku Utara sebagai bagian dari persiapan acara pernikahan antara Abdul Fikri dan Sumita Daeng Bahtiar. Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman mempelai wanita yang berlokasi di Desa Mandaong, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut).8/5/2026
Pantauan media ini di lokasi acara, sejumlah personel Satbrimob turut hadir untuk melaksanakan latihan prosesi Teratai Pora yang nantinya akan menjadi bagian penting dalam rangkaian acara pernikahan. Gladi dilakukan dengan penuh disiplin dan semangat kekeluargaan guna memastikan seluruh rangkaian prosesi berjalan dengan lancar pada hari pelaksanaan nanti.
Tradisi Teratai Pora sendiri merupakan salah satu bentuk penghormatan yang biasa dilakukan dalam lingkungan Brimob maupun institusi kepolisian dalam menyambut anggota yang akan melangsungkan pernikahan. Prosesi tersebut memiliki makna simbolis sebagai bentuk penghormatan, solidaritas, serta doa restu kepada kedua mempelai agar dapat membangun rumah tangga yang harmonis, bahagia, dan langgeng hingga akhir hayat.
Mempelai pria, Abdul Fikri Daeng, merupakan anak ketiga dari pasangan Abdul Gani Daeng dan almarhumah Salbia Abdul Alim. Sosok Abdul Fikri dikenal sebagai pribadi yang ramah dan dekat dengan masyarakat serta memiliki hubungan baik dengan keluarga maupun rekan-rekannya. Kehadiran keluarga besar dari kedua belah pihak juga turut menambah suasana hangat dalam kegiatan gladi tersebut.
Sementara itu, mempelai wanita, Sumita Daeng Bahtiar, merupakan anak kedua dari empat bersaudara, putri dari pasangan Ibrahim Bahtiar dan Risma Algama. Sumita dikenal sebagai pribadi yang santun, sederhana, dan memiliki hubungan kekeluargaan yang erat dengan masyarakat sekitar Desa Mandaong.
Dalam kegiatan gladi tersebut, terlihat para keluarga, kerabat, dan masyarakat sekitar ikut membantu berbagai persiapan menjelang hari bahagia kedua mempelai. Mulai dari penataan tempat acara, persiapan konsumsi, hingga dekorasi pelaminan dilakukan secara gotong royong. Kebersamaan masyarakat menjadi salah satu bentuk dukungan moral kepada kedua calon pengantin dan keluarga besar mereka.
Acara gladi berjalan dengan lancar dan tertib hingga selesai. Para personel Satbrimob yang hadir tampak melakukan simulasi prosesi pedang pora dengan penuh kekompakan. Masyarakat yang menyaksikan kegiatan tersebut juga terlihat antusias karena prosesi Teratai Pora menjadi salah satu momen yang jarang disaksikan secara langsung oleh warga.
Pihak keluarga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh personel Satbrimob Polda Maluku Utara, keluarga besar, sahabat, dan masyarakat yang telah membantu dalam persiapan acara pernikahan tersebut. Mereka berharap seluruh rangkaian acara nantinya dapat berlangsung aman, lancar, dan penuh berkah.
Dengan dilaksanakannya Gladi Teratai Pora ini, diharapkan prosesi pernikahan Abdul Fikri dan Sumita Daeng Bahtiar dapat berjalan sukses sesuai harapan kedua keluarga besar. Momen bahagia ini juga menjadi simbol persatuan, kebersamaan, dan kekeluargaan yang terus terjaga di tengah masyarakat Halmahera Selatan (LM.Tahapary)



Social Footer