Breaking News

Dari Buru untuk Laut Indonesia : Gerakan Restorasi karang dan pemberdayaan Masyarakat pesisir


 Dari Buru untuk Laut Indonesia: Gerakan Restorasi Karang dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir 


Www SidikPolisi News'id -Namlea Kabupaten Buru' Propinsi Maluku' (8/6/2026)

Semangat menjaga laut Indonesia bergema dari Pulau Buru dalam momentum peringatan Hari Laut Sedunia yang diperingati setiap 8 Juni. Melalui ekspedisi bertajuk "Rediscover Buru: Moving Forward – Coral Restoration and Beyond", berbagai elemen bangsa bersatu dalam sebuah gerakan kolaboratif yang memadukan konservasi lingkungan, penelitian ilmiah, dan pemberdayaan masyarakat pesisir.


Kegiatan yang berlangsung sejak awal Juni 2026 ini menjadi bukti bahwa pelestarian laut tidak hanya berbicara tentang menjaga keindahan bawah laut, tetapi juga tentang melindungi sumber kehidupan masyarakat yang bergantung pada ekosistem pesisir.


Diprakarsai oleh Wanadri Women Divers bersama TNI AL melalui Kodaeral IX Maluku, ekspedisi ini melibatkan berbagai institusi, mulai dari BRIN, perguruan tinggi, pemerintah daerah, komunitas lokal, hingga lembaga yang memiliki perhatian terhadap keberlanjutan sumber daya laut Indonesia.


Selama pelaksanaan kegiatan, tim ekspedisi melakukan serangkaian survei dan penelitian lapangan untuk memotret kondisi terkini ekosistem laut Pulau Buru. Berbagai aspek menjadi fokus pengamatan, mulai dari kesehatan terumbu karang, keanekaragaman hayati laut, kualitas perairan, hingga berbagai faktor yang berpotensi mengancam keseimbangan lingkungan pesisir.


Hasil pengamatan awal menunjukkan bahwa sejumlah kawasan pesisir menghadapi tantangan ekologis yang perlu segera ditangani. Penurunan kualitas lingkungan dan tekanan aktivitas manusia menjadi faktor yang dapat memengaruhi keberlanjutan terumbu karang sebagai habitat penting bagi berbagai biota laut.


Sebagai bentuk aksi nyata, ekspedisi ini menargetkan penanaman dan transplantasi 2.500 fragmen karang di wilayah perairan Desa Jikumerasa dan Desa Hatawano. Langkah tersebut diharapkan menjadi awal dari proses pemulihan ekosistem bawah laut yang lebih luas sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga laut sebagai aset masa depan.


Puncak kegiatan yang berlangsung di Pantai Jikumerasa pada 8 Juni 2026 dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI AL, akademisi, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi simbol kuat bahwa pelestarian laut membutuhkan kerja sama lintas sektor dan komitmen bersama.


Selain fokus pada restorasi ekosistem, ekspedisi ini juga membawa misi sosial melalui program "Ibu Karang", sebuah inisiatif yang mendorong keterlibatan perempuan pesisir dalam upaya konservasi. Melalui program ini, para perempuan lokal mendapatkan pelatihan lingkungan, pendidikan konservasi, penguatan kapasitas sebagai kader pelestari laut, hingga kesempatan mengikuti sertifikasi selam.


Ketua Ekspedisi Wanadri Women Divers, Endah Wahyu Sulistianti, menegaskan bahwa keberhasilan menjaga laut tidak mungkin dicapai oleh satu pihak saja.


"Laut adalah ruang hidup bersama. Karena itu, upaya pelestariannya harus melibatkan seluruh elemen masyarakat. Kami berharap gerakan ini tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi menjadi langkah berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat pesisir," katanya.


Peringatan Hari Laut Sedunia di Pulau Buru tahun ini menghadirkan pesan yang kuat bahwa masa depan laut Indonesia sangat bergantung pada tindakan yang dilakukan hari ini. Dari pesisir Jikumerasa hingga perairan Hatawano, semangat konservasi yang tumbuh diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus menjaga laut sebagai penopang kehidupan, ekonomi, dan keberlanjutan generasi mendatang.


Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai institusi, antara lain Universitas Pattimura, BRIN, BNPB, Basarnas Ambon, Pemerintah Provinsi Maluku, Korem 151/Binaiya, Pemerintah Kabupaten Buru, serta sejumlah mitra dan sponsor yang memiliki komitmen terhadap pelestarian lingkungan laut Indonesia.

("Besugi..A H")

Type and hit Enter to search

Close