Dorong Kemajuan Kalbar, DPW RAJAWALI Kalbar: Pembangunan Tol Pontianak–Singkawang Harus Jadi Fokus Utama
Pontianak,Kalbar — 12 Juni 2026
Rencana pembangunan jalan bebas hambatan atau Tol Pontianak–Singkawang kembali menjadi sorotan, menyusul kenyataan bahwa proyek strategis ini tidak tercantum dalam daftar 50 Proyek Strategis Nasional (PSN) terbaru. Akibatnya, progres pembangunan hingga saat ini dinilai belum bergerak secara nyata, padahal keberadaan jalan tol ini sangat dinanti masyarakat untuk mengatasi kemacetan dan memangkas waktu tempuh antarwilayah di Kalimantan Barat.
Kondisi ini langsung mendapat perhatian dan sorotan tajam dari Dewan Pengurus Wilayah Rangkulan Jajaran Wartawan dan Lembaga Indonesia (DPW RAJAWALI) Kalbar. Sebagai organisasi yang bergerak di bidang pers, pengawasan pembangunan daerah, serta pengawal kepentingan publik, DPW RAJAWALI Kalbar menilai ketiadaan proyek ini dalam daftar PSN justru menjadi alasan utama lambatnya langkah realisasi.
Ketua DPW RAJAWALI Kalbar, Imam Fauzi, secara tegas mendesak agar pembangunan Tol Pontianak–Singkawang segera dijadikan prioritas utama, baik oleh pemerintah daerah maupun pusat. Menurutnya, infrastruktur ini bukan sekadar jalan raya biasa, melainkan urat nadi yang sangat menentukan kelancaran mobilitas dan pertumbuhan ekonomi wilayah barat Kalimantan.
“Kami sangat menyayangkan proyek Tol Pontianak–Singkawang belum masuk dalam daftar PSN sehingga belum ada langkah konkret yang terlihat. Padahal jalan penghubung ini sangat krusial: jarak tempuh yang kini memakan waktu lebih dari 3–4 jam sering terhambat kemacetan dan kerusakan jalan, terutama saat musim hujan. Jika dibiarkan terus macet dan terbatas, maka kemajuan ekonomi dan pariwisata Kalbar akan terhambat,” tegas Imam Fauzi di Pontianak, Jumat (12/6/2026).
Alasan Pentingnya Pembangunan Tol Pontianak–Singkawang
Imam Fauzi menjelaskan bahwa pembangunan jalan tol ini memiliki manfaat ganda yang langsung dirasakan masyarakat:
✅ Atasi Kemacetan dan Percepat Waktu Tempuh
Jalan lintas utama yang ada saat ini semakin padat dengan kendaraan barang dan penumpang, sering macet di titik-titik rawan. Dengan jalan tol, waktu tempuh bisa dipangkas menjadi hanya sekitar 1,5–2 jam, lebih aman dan efisien.
✅ Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi
Akses yang lancar akan memangkas biaya logistik, memudahkan distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan, serta menarik minat investor masuk ke wilayah Singkawang dan sekitarnya.
✅ Buka Akses Pariwisata
Singkawang yang dikenal dengan potensi wisata alam dan budayanya akan lebih mudah dijangkau, sehingga pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat setempat meningkat.
✅ Perkuat Konektivitas Antarwilayah
Menghubungkan pusat pemerintahan dan ekonomi di Pontianak dengan kawasan pesisir barat Kalbar menjadi lebih terintegrasi dan saling menguatkan.
Desakan Agar Dijadikan Prioritas
“Kami meminta kepada Pemerintah Provinsi Kalbar dan Kementerian PUPR untuk segera mengajukan dan memperjuangkan agar Tol Pontianak–Singkawang dimasukkan ke dalam daftar PSN atau setidaknya ditetapkan sebagai Proyek Strategis Daerah yang didukung pendanaan dan perencanaan yang jelas. Jangan biarkan proyek ini hanya menjadi wacana bertahun-tahun tanpa kemajuan,” tegas Imam Fauzi.
Sebagai lembaga pers dan pengawas, DPW RAJAWALI Kalbar berjanji akan terus mengawal proses ini. “RAJAWALI Kalbar akan mendorong, memantau, dan mengingatkan secara berkala. Kemajuan Kalbar tidak bisa berjalan lancar jika urat nadinya masih macet dan terhambat. Kami minta semua pihak bergerak cepat demi kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat luas,” pungkasnya.
Publisher : TIM/RED
Penulis : TIM RAJAWALI
Ket Foto : Ilustrasi (Ist)



Social Footer