*BILUNG SILAEN ANGKAT BICARA*
*JAKARTA* — Menyikapi aksi besar Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Ketua Umum POROS 98 Bilung Silaen menyatakan dukungan penuh.
"Kami mendukung penuh perjuangan AMPB dan siap turun ke jalan bersama-sama," tegas Bilung Silaen.
Menurutnya, AMPB tidak lahir sebagai organisasi besar dalam semalam. Gerakan ini bermula dari inisiatif warga dan tokoh masyarakat Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang awalnya menyuarakan persoalan lokal. Seiring waktu, gerakan kedaerahan itu tumbuh menjadi kekuatan nasional.
"Inilah cikal bakal AMPB yang kini dikenal luas," ujar Bilung.
Akar persoalan di Pati, kata Bilung, tidak bisa dilepaskan dari kasus hukum yang menjerat mantan Bupati Pati, Sudewo. Kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) saat Sudewo menjabat memicu gelombang protes warga. Penolakan itu bahkan sempat memunculkan wacana pemakzulan di DPRD Pati akhir 2025, meski akhirnya gagal.
Masalah berlanjut. Pada 19 Januari 2026, Sudewo diamankan KPK dalam Operasi Tangkap Tangan di wilayah Pati. Kini ia berstatus tahanan dan menjalani proses hukum atas dugaan pemerasan, suap, serta gratifikasi terkait pengisian jabatan perangkat desa.
Karena itu, dalam aksi mendatang AMPB akan mengusung dua tuntutan utama:
1. *Percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset*
2. *Penerapan hukuman mati bagi pelaku korupsi*
"Negara harus hadir dengan hukum yang tidak memberi ruang bagi koruptor. RUU Perampasan Aset dan hukuman mati adalah jawaban tegas," pungkas Bilung Silaen.



Social Footer