Breaking News

*Kapolres Maros Akhirnya Buka Suara soal Judi Sabung Ayam, Isu Rp100 Juta Disebut Tak Masuk Akal*



MAROS, — Beredarnya isu terkait dugaan perkara judi sabung ayam di Kabupaten Maros yang disebut-sebut berujung “tangkap lepas” akhirnya mendapat klarifikasi langsung dari Kapolres Maros AKBP Devi Sujana. (14/08/2026)


Klarifikasi tersebut disampaikan AKBP Devi Sujana saat dikonfirmasi awak media PatroliSulsel.com (Baramakassar) terkait perkembangan penanganan perkara yang sebelumnya menjadi perhatian publik.


Menanggapi pertanyaan mengenai status para tersangka, Kapolres Maros menjelaskan bahwa penahanan terhadap tersangka memang ditangguhkan. Namun, ia menegaskan proses hukum terhadap perkara tersebut tetap berjalan.


«“Ditangguhkan, betul. Proses sidik tetap berjalan, dan TSK wajib lapor seminggu dua kali,” ujar AKBP Devi Sujana.»


Pernyataan tersebut sekaligus meluruskan persepsi yang berkembang di tengah masyarakat bahwa perkara tersebut telah dihentikan atau para tersangka telah bebas tanpa proses hukum.


Bantah Spekulasi Dugaan Uang Rp100 Juta


Selain mempertanyakan status penanganan perkara, awak media juga meminta penjelasan Kapolres Maros mengenai adanya spekulasi liar di ruang publik terkait dugaan sejumlah uang sebesar Rp100 juta yang dikaitkan dengan perkara tersebut.


Menanggapi hal itu, AKBP Devi Sujana dengan tegas membantah adanya dugaan tersebut.


«“Ya gak adalah. Silahkan lihat profil tersangka, gak masuk akal itu,” tegasnya.»


Kapolres Maros kemudian meminta pihak yang menyebarkan isu tersebut agar memberikan penjelasan secara langsung mengenai sumber informasi yang mereka sampaikan kepada publik.


«“Tanya saja ke yang buat isu itu,” tutup AKBP Devi Sujana.»


Publik Diminta Tidak Terjebak Informasi yang Belum Terverifikasi


Dengan adanya klarifikasi tersebut, isu mengenai dugaan “tangkap lepas” maupun spekulasi terkait uang Rp100 juta perlu ditempatkan secara proporsional. Penangguhan penahanan, sebagaimana dijelaskan Kapolres, bukan berarti proses penyidikan otomatis dihentikan.


PatroliSulsel.com (Baramakassar) akan terus memantau perkembangan perkara tersebut dan memberikan ruang hak jawab serta klarifikasi kepada pihak-pihak yang berkepentingan.


Media juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama tudingan yang dapat menimbulkan persepsi negatif terhadap pihak tertentu.


Perkembangan proses hukum selanjutnya masih menjadi perhatian publik.



**Red

Type and hit Enter to search

Close