Kabupaten Bekasi , Bppkriberantas com — Dugaan sikap arogansi terhadap wartawan terjadi saat kegiatan pelipatan surat suara Pilkades Desa Kertajaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jumat (18/9/2026).
Peristiwa bermula ketika seorang wartawan selesai mengambil dokumentasi kegiatan dan meminta izin untuk bergeser melanjutkan peliputan ke desa sebelah. Namun, menurut keterangan wartawan tersebut, oknum bendahara panitia diduga melontarkan ucapan yang dinilai tidak pantas.
“Pata-poto datang empat orang, lima orang, pulang minta uang,” ujar oknum bendahara tersebut sebagaimana disampaikan wartawan yang bersangkutan.
Ucapan tersebut kemudian mendapat sorotan sejumlah awak media yang berada di lokasi. Wartawan menilai pernyataan itu tidak semestinya disampaikan kepada insan pers yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.
Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Kertajaya, Jalal, saat dikonfirmasi terkait anggaran, jumlah TPS, dan anggota KPPS, mengatakan bahwa persoalan anggaran tidak perlu dipertanyakan.
“Anggaran mah nggak usah ditanyakan, itu mah sudah bukan rahasia umum,” ujarnya melalui pesan suara.
Insiden tersebut menjadi perhatian awak media. Terlebih, panitia sebelumnya disebut telah mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) dan mendapat arahan agar mengedepankan sopan santun serta etika dalam melayani para tamu.
Wartawan berharap kejadian tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi panitia agar komunikasi dengan insan pers maupun masyarakat tetap dilakukan secara baik dan profesional.
Reporter Sidik Polisi News
Penulis: Mandor Umpah



Social Footer