Aceh Timur – Sidikpolisinews.id – Amir Hamzah, pemuda Aceh Timur yang dikenal dengan sebutan Aneuk Syuhada, terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Salah satu langkah nyata yang dilakukan yakni menyalurkan bantuan ternak kambing kepada kelompok usaha masyarakat. Program tersebut diharapkan menjadi modal awal bagi penerima untuk membangun dan mengembangkan usaha peternakan secara produktif dan berkelanjutan. Bantuan ternak tersebut nantinya diserahkan kepada kelompok usaha yang telah ditentukan. Dengan pola pemberdayaan berbasis kelompok, masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga didorong untuk mampu mengelola, mengembangkan, dan menjadikan ternak sebagai sumber pendapatan secara mandiri.
Aneuk Syuhada mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari cita-citanya untuk menciptakan masyarakat yang lebih berdaya dan memiliki kemandirian ekonomi.
“Saya bercita-cita masyarakat menjadi berdaya dengan bantuan kambing ini. Mudah-mudahan bantuan ini bisa berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Aneuk Syuhada, Jumat (11/9/2026).
Menurutnya, bantuan ternak bukan sekadar bentuk pemberian, tetapi harus menjadi aset produktif yang dapat berkembang dari waktu ke waktu. Karena itu, pengelolaan yang baik serta semangat kebersamaan kelompok menjadi faktor penting agar program tersebut memberikan dampak jangka panjang. Ia berharap program pemberdayaan ekonomi masyarakat tersebut dapat terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak kelompok usaha, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas.
Melalui pendekatan ekonomi kreatif dan pemberdayaan berbasis kelompok, bantuan ternak kambing diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan sesaat. Sebaliknya, program tersebut dapat berkembang menjadi usaha produktif yang menciptakan sumber pendapatan baru sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan demikian, pemberdayaan ekonomi tidak hanya berbicara tentang memberikan bantuan, tetapi bagaimana bantuan tersebut mampu tumbuh menjadi modal kemandirian masyarakat.
(ADL)



Social Footer